ISO 20000-1
Sistem Manajemen Layanan IT

ISO 20000-1 merupakan bagian pertama dari ISO 20000 yang membahas tentang manajemen layanan berbasis IT. Standar ini pertama kali dirilis tahun 2005 dan kemudian mengalami revisi pada 2011 dan 2018 dan memiliki pembahasan tentang service management system (SMS).

Lingkup pembahasan ISO 20000-1 mencakup berbagai aspek, termasuk di antaranya adalah pembangunan, implementasi, pemeliharaan, serta melakukan peningkatan manajemen layanan berbasis IT secara berkala.

Penerapannya memiliki manfaat sangat besar bagi penyedia layanan berbasis IT, baik berskala besar maupun kecil. Dengan memanfaatkan standar ini, Anda dapat menyediakan pelayanan berkualitas kepada para pelanggan.

Lalu, siapa saja yang memerlukan standar ISO 20000-1 tentang manajemen layanan berbasis IT? Ada beberapa perusahaan yang secara khusus memerlukan standar internasional ini, termasuk di antaranya adalah:

Organisasi atau perusahaan yang memerlukan layanan berkualitas dan jaminan terkait persyaratan layanan Organisasi atau perusahaan yang memerlukan cara pendekatan yang konsisten terhadap lifecycle layanan dari semua provider, termasuk mereka yang ada di supply chain Organisasi atau perusahaan yang ingin menonjolkan kemampuannya dalam hal perencanaan, desain, transisi, pengiriman, serta peningkatan layanan Organisasi atau perusahaan yang ingin memonitor, menilai, serta mengukur kualitas layanan dan service management system yang dimiliki Organisasi atau perusahaan yang punya komitmen dalam meningkatkan perencanaan, desain, transisi, pengiriman, serta kualitas layanan secara efektif melalui implementasi service management system Organisasi atau perusahaan penyedia pelatihan atau konsultasi dalam bidang manajemen pelayanan

Kepuasan Pelanggan

Memberikan produk yang secara konsisten memenuhi persyaratan pelanggan dan layanan yang andal dan dapat diandalkan

Kepatuhan Hukum

Memahami bagaimana persyaratan hukum dan peraturan memengaruhi organisasi Anda dan pelanggannya.

Manajemen Risiko yang Lebih Baik

Konsistensi dan keterlacakan produk dan layanan yang lebih baik berarti masalah lebih mudah dihindari dan diperbaiki.

Langkah-Langkah Sertifikasi ISO 20000-1?

Lengkapi Formulir Permintaan Penawaran agar kami dapat memahami perusahaan dan persyaratan Anda. Anda dapat melakukannya dengan mengisi formulir penawaran cepat daring atau formulir permintaan penawaran formal daring. Kami akan menggunakan informasi ini untuk menentukan cakupan penilaian Anda secara akurat dan memberikan proposal sertifikasi.

Setelah Anda menyetujui proposal, kami akan menghubungi Anda untuk menjadwalkan penilaian dengan Penilai NQA. Penilaian ini terdiri dari dua kunjungan wajib yang merupakan bagian dari Audit Sertifikasi Awal. Harap dicatat bahwa Anda harus dapat menunjukkan bahwa sistem manajemen Anda telah beroperasi penuh minimal selama tiga bulan dan telah menjalani tinjauan manajemen serta siklus penuh audit internal.

Setelah audit dua tahap yang berhasil, keputusan sertifikasi akan dibuat dan jika hasilnya positif, sertifikasi dengan standar yang dipersyaratkan akan diterbitkan oleh NQA. Anda akan menerima sertifikat dalam bentuk cetak dan cetak. Sertifikasi berlaku selama tiga tahun dan dipertahankan melalui program audit pengawasan tahunan dan audit sertifikasi ulang tiga tahunan.

10 Langkah Implementasi ISO 20000-1?

Komitmen Manajemen Puncak

Tentukan tujuan dan manfaat sertifikasi. Bentuk Tim ISO dan tunjuk Management Representative (MR).

Analisis Kesenjangan (Gap Analysis)

Bandingkan kondisi saat ini dengan persyaratan ISO 9001. Identifikasi area yang perlu diperbaiki.

Pelatihan & Sosialisasi

Berikan pelatihan pemahaman ISO 9001 kepada tim dan staf. Sosialisasikan pentingnya sistem manajemen mutu.

Perencanaan Sistem Manajemen Mutu

Tetapkan konteks organisasi, risiko & peluang. Rumuskan kebijakan & sasaran mutu.

Pembuatan & Dokumentasi Sistem

Buat dokumen wajib: Kebijakan Mutu, Prosedur, SOP, Formulir, Manual Mutu (jika diperlukan). Terapkan sistem dan dokumentasikan hasil kerja.

Implementasi dan Monitoring

Terapkan sistem dalam aktivitas sehari-hari. Rekam bukti kegiatan: catatan mutu, pelaporan, audit internal.

Audit Internal

Laksanakan audit internal secara menyeluruh. Identifikasi ketidaksesuaian dan lakukan tindakan korektif.

Tinjauan Manajemen (Management Review)

Evaluasi kinerja sistem bersama manajemen. Tetapkan perbaikan dan rencana tindak lanjut.

Sertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi

Pilih Lembaga Sertifikasi terakreditasi. Jalani audit sertifikasi (Stage 1 & 2).

Pemeliharaan & Perbaikan Berkelanjutan

Pantau terus efektivitas sistem. Lakukan evaluasi rutin, pelatihan ulang, dan perbaikan berkelanjutan.